Rabu, 22 Agustus 2018

Menuju Indonesia Maju Dengan Upaya yang Positif


Menuju Indonesia Maju Dengan Upaya yang Positif - Dewasa ini Indonesia sedikit demi sedikit mulai menujukkan kepada dunia dan negara lain bahwa Indonesia mampu maju dengan membawa pesan damai dan menyerukan akan tindakan pelanggaran hak asasi manusia dan hak asasi kebebasan. Dengan membawa pesan damai kepada dunia akan menimbulkan dampak yang positif dengan begitu dunia akan mengikuti Indonesia dengan baik dan benar. Dengan adanya media sosial yang sudah berkembang di jaman ini, membuat Indonesia makin maju dan di tambahnya dengan pemerintahan yang sekarang ini membuat Indonesia mendominasi di Asia Tenggara.

Indonesia pada waktu di bawah kepemimpinan era reformasi lama sudah dicap sebagai negara berkembang yang sedang proses menuju menjadi negara yang maju. Akan tetapi pada saat itu targetnya hanya melihat Ibu Kotanya yaitu Jakarta, tanpa melihat propinsi-propinsi lain di luar Jakarta yang masih jauh dari kata berkembang, belum lagi saat Indonesia dilanda kerusuhan Mei 1998 dimana di mata asing Indonesia terlihat seperti kembali ke zaman primitif. Saat itu Indonesia bahkan dicap sebagai negara yang mundur dan belum mampu maju untuk ke arah yang lebih baik. Sehingga semakin sulit bagi pemimpin – pemimpin setelah Soeharto untuk membawa Indonesia menjadi negara maju. Barulah pada tahun 2015, Indonesia yang kita kenal sebagai salah satu negara berkembang (Developing Country) mendapat julukan baru, yaitu Newly Industrialized Country (NIC) atau negara industri baru. Dengan julukan baru ini banyak para investor luar negeri mulai memberikan suntikan dana agar Indonesia mulai berkembang dan menuju kemajuan dalam bidang apapun.

Target Pencapaian Rata-rata Negara Dalam Pembangunan

Setiap Negara baik dari benua Amerika, Eropa, Asia, Afrika  tentu ingin menjadi Negara maju namun hal tersebut tidaklah mudah dan perlu bimbingan dan pembenahan dari dalam dulu baru di luar. Banyak bidang-bidang indikator yang harus dipenuhi untuk menjadi sebuah Negara maju, bahkan negara yang kaya sekalipun belum tentu dapat menyandang status nama sebagai negara maju. Salah satu indikator atau pengukuran yang dapat menentukan apakah suatu negara dapat bisa dikatakan maju yakni Human Development index (HDI).

Salah satu indikator yang dapat digunakan untuk membandingkan angka harapan hidup, tidak buta huruf, pendidikan, dan standar hidup yang berlaku untuk Negara-negara di dunia yakni Human Development Index (HDI) atau Indeks Pembangunan Manusia (IPM). IPM dikembangkan oleh Amartya Sen, Mahbub Ul Haq, Lord Meghnad, dan Gustav Ranis. IPM pun digunakan oleh PBB pada bagian program pembangunan untuk laporan IPM tahunannya. Indeks ini berfokus pada hal-hal yang lebih sensitif dan berguna dibandingkan hanya sekadar pendapatan perkapita yang selama ini selalu digunakan untuk pengukuran kemajuan suatu Negara.

Indeks Pemabangunan Manusia mengukur target pencapaian rata-rata sebuah Negara dalam 3 dimensi dasar pembangunan manusia yaitu:

  • Hidup yang sehat dan panjang umur yang diukur dengan harapan hidup saat kelahiran.
  • Pengetahuan yang dapat diukur dengan angka tingkat baca tulis pada orang dewasa (bobotnya dua per tiga) dan kombinasi pendidikan dasar, menengah, atau gross enrollment ratio bobot satu per tiga)
  • Standard kehidupan yang layak diukur dengan logaritma natural dari produk domestik bruto per kapita dalam paritasi daya beli.


Lalu apa yang harus di lakukan pemerintah sekarang ini untuk meningkatkan menjadikan Indonesia sebagai negara maju?

Di sinilah letak ujian pemerintah Indonesia dan masyarakt untuk saling bekerja sama dalam Menuju Indonesia Maju. Karena jika hanya mengandalkan program dari pemerintah kemudian masyarakat tidak ikut partisipasi pasti program-program yang pemerintah buat akan sia-sia. Oleh karena seluruh elemen masyarakat saling bahu-membahu untuk membantu Menuju Indonesia Maju.

Seperti yang di ketahui bahwa negara-negara berkembang tengah berlomba untuk dapat meningkatkan statusnya upaya Indonesia menjadi Negara maju. Tak terkecuali Indonesia, salah satu Negara berkembang  yang telah merdeka lebih dari 73 tahun yang lalu ini. Memiliki impian terbesar negeri ini tentu dapat menjadi Negara maju yang mampu membawa seluruh lapisan masyarakatnya hidup sejahtera tanpa terkecuali bagi siapapun juga. Meski tidaklah semudah membalikkan telapak tangan, namun dengna pastinya perlahan-lahan telah banyak pembenahan yang dilakukan beberapa bidang oleh pemerintah yang perlu mendapat dukungan dari masyarakat. 

Berikut adalah upaya-upaya Indonesia menjadi Negara maju:

Meningkatkan Pendapatan Perkapita

Hingga waktu ini terhitung pendapatan perkapita dari penduduk Indonesia masih rendah yakni pada kisaran Rp.60.000.000,- per tahunnya. Angka tersebut masih sangat jauh dari pendapatan perkapita yang dihasilkan oleh negara-negara maju yang ada di kisaran Rp.130.000.000,- per tahun. Pemerintah masih terus dan terus berupaya untuk dapat meningkatkan produtivitas masyarakat sehingga semakin produktif maka semakin meningkat pula pendapatan yang dihasilkan. Program yang tengah dikembangkan oleh pemerintah yakni Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM), pengembangan usaha kecil dan koperasi,  penyediaan infrastruktur di daerah pedesaaan, dan program bantuan pelatihan dan manajemen. Dari program-program tersebut di harapkan dampak yang terjadi akan mempengaruhi ekonomi meningkat dan Menuju Indonesia Maju.

Peningkatan Terhadap Kualitas Pendidikan dan Fasilitasnya



Tidak dapat dipungkiri bahwa suatu negara yang memiliki sistem pendidikan yang sangat berkualitas dan kemudahan dalam mengaksesnya dan fasilitasnya merupakan salah satu contoh  ciri negara maju. Indonesia menganggarkan 20% dari dana APBN untuk mengalokasikan ke bidang pendidikan. Pemerintah sekarang tengah melakukan perluasan secara besar-besaran terhadap akses dan fasilitas pendidikan dengan cara menambah jumlah kelas atau rombongan belajar dan pembangunan sekolah baru serta memberikan bantuan dana yakni contohnya Kartu Jakarta Pintar (KJP) untuk masyarakat yang tinggal di DKI Jakarta, kartu untuk siswa atau mahasiswa yang berprestasi atau tidak mampu.

Tak hanya itu, demi mewujudkan terselenggaranya kegiatan belajar mengajar yang baik, bagus, dan nyaman maka pemerintah berupaya meningkatkan fungsi dan peran lembaga pendidikan di masyarakat, menyediakan dan meningkatkan sarana dan prasarana pendidikan seperti memenuhi buku-buku di ruang perpustakaan, alat-alat di ruang laboratorium, media pembelajaran, dan membuka program-program beasiswa, wajib belajar, hingga sekolah gratis untuk memudahkan masyarakat agar dapat menjangkau pendidikan yang layak. Dengan begitu otomatis program yang di berikan oleh pemerintah di harapkan mampu memberikan dampak Menuju Indonesia Maju.

Meningkatkan penguasaan IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi)



Pada dasarnya kemajuan suatu negara dipengaruhi oleh ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan adanya melakukan penguasaan pada ilmu pengetahuan dan teknologi (IPTEK), efisiensi dalam mengelola SDA yang akan meningkatkan nilai tambah dan menunjukkan pada dunia. Namun, tidak melakukan penguasaan IPTEK tidaklah mudah yang seperti di lihat, kendati memerlukan sumber daya manusia yang berkualitas, dana yang besar dan banyak, dan koneksi antar pengembang dalam penggunaan IPTEK di bidang industri. Dihadapkan pada persoalan tersebut, pemerintah berupaya untuk mengembangkan IPTEK melalui program-program seperti peningkatan kualitas SDM dan SDA, melakukan pemberian insentif, percepatan pengalihan teknologi, penguatan kelembagaan IPTEK dan pemanfaatan sistem inovasi nasional. Tak hanya itu, pemerintah pun melakukan proses pengembangan alih teknologi dengan melakukan program beasiswa atau pertukaran pelajar ke luar negeri (student exchange), melakukan kerjasama mengembangkan alih teknologi dengan perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia. Dan berupaya mempelajari dan menerapkan IPTEK kemudian anak bangsa harus mampu mempraktik hasil yang di peroleh selama belajar dari manapun.

Memperluas Lapangan Kerja



Melakukan upaya-upaya memperluas lapangan pekerjaan dapat menumbuhkan perekonomian masyarakat dan melepaskan rantai pengangguran serta mengurangi angka kemiskinan negara Indonesia. Berikut cara-cara yang tepat untuk memperluas lapangan kerja dan mengurangi rantai angkat kemiskinan:

1. Memberikan lebih banyak informasi tentang bagian pekerjaan
Pemerintah perlu menyediakan lapangan kerja yang wadah resmi untuk masyarakat agar masyarakat lebih banyak mengetahui informasi mengenai terbukanya lapangan pekerjaan. Keterbatasan informasi dapat menjadi penghalang antara perusahaan dengan pencari kerja untu dapat bertemu. Namun dengan adanya teknologi internet di harapkan masyarakat juga bisa mandiri untuk mencari informasi pekerjaan yang di lakukan oleh perusahaan.

2. Meningkatkan pembangunan di daerah terpencil
Pemerintah perlu memberikan perhatian untuk daerah-daerah terpencil atau daerah perbatasan agar pembangunan dan kesempatan kerja dapat tersebar merata. Dan pemerintahan sekarang sudah menunjukkan ke masyarakat dan dunia dengan adanya pembangunan yang merata seperti pos-pos perbatasan lintas negara dan membangun waduk untuk pertanian.

3. Membangun usaha sipil
Kini banyak perusahan-perusahaan swasta yang berlomba untuk mendapatkan pekerja yang kompeten, ahli dalam bidangnya dan memiliki loyalitas tinggi. Kehadiran pemerintah dibutuhkan untuk membuka lahan pekerjaan yang lebih banyak dan memberi kesempatan bagi yang kurang memiliki keterampilan cukup. Nah, dengan upaya inilah masyarakat harus belajar dan harus sebisa mungkin memiliki keahlian di bidang yang di kuasai.

4. Membuat seminar kursus keterampilan
Dengan mengadakan banyak penyuluhan atau seminar maka akan nmembuat masyarakat semakin memiliki banyak pengetahuan dan kemampuan mereka pun akan semakin terasah. Masyarakat membutuhkan bantuan pemerintah dalam membangun keterampilan yang dibutuhkan masyarakat untuk memperoleh pekerjaan. Setiap adanya program pemerintah di harapkan masyarakat harus datang dan melihat bagaimana cara yang berikan oleh para seminar atau pakar yang ahli dalam keterampilan.

5. Membuka lahan pekerjaan baru
Membuka lahan-lahan pekerjaan baru di pedesaan kemudian menganjurkan penduduk kota untuk melakukan transmigrasi (perpindahan pendudukan dari daerah yang padat ke daerah jarang penduduk)  atau ruralisasi (peprindahan dari kota ke desa). Hal ini dapat meningkatkan kesempatan kerja bagi masyarakat di pedesaan tanpa harus mengadu nasib ke kota. Dengan begini pemerataan di daerah lain di harapkan bisa berdampak ke ekonomi masyarakat sekitar daerah pedesaan tersebut.


Upaya meningkatkan Sarana dan Prasarana Transportasi



Memiliki sistem transportasi yang baik merupakan merupakan salah satu wujud indikator negara maju, seperti halnya negara Eropa dan negara Amerika yang memiliki alat transportasi bagus dan mampu membuat pelayanan masyarakat ikut juga terjamin. Suatu keharusan bagi Indonesia untuk meningkatkan sarana dan prasarana trasnportasi demi terwujudnya status sebagai negara maju.

Berikut ini beberapa upaya yang dilakukan pemerintah dalam meningkatkan sarana dan prasarana transportasi di Indonesia:

  • Mengganti setiap armada transportasi dari segi bahan bakar, ban, mesin hingga supirnya juga selain dapat meningkatkan pendapatan dari segi ekonomi (karena lebih menarik perhatian konsumen) maka dapat pula menekan polusi udara.
  • Memperbaiki setiap armada transportasi baik dari udara, darat, dan air yang telah digunakan demi keamanan dan kenyamanan masyarakat.
  • Menambah armada trasportasi yang bersifat kendaraan umum. Hal ini mampu memudahkan masyarakat untuk melakukan kegiatan lainnya.
Semoga dengan adanya artikel ini mampu memberikan dampak positif kepada pemerintah dan masyarakat. Saya yakin Indonesia pasti akan menjadi negara maju dan memiliki andil yang kuat terhadap dunia, seperti yang di katakan presiden Republik Indonesia pertama yaitu pak Soekarno berkata " Berilah aku 10 pemuda, maka aku akan mengguncang dunia"

Dan juga saya mengutip kata-kata dari pak presiden Joko Widodo pada saat pidato dalam rangka HUT ke 71 Proklamasi Kemerdekaan RI 17 Agustus 2016 yaitu " Dengan kerja nyata bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa pemenang, dengan kerja nyata bangsa Indonesia bisa menjadi bangsa maju, menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berbudaya. Sekarang ini biduk kita sedang berlayar menuju ke sana. Menuju kemajuan Indoensia Raya!"

Artikel Terkait