Analisa Saham DEWA secara Fundamental, Teknikal, dan Broker Summary

Saham PT Darma Henwa Tbk (DEWA) menjadi salah satu emiten yang menarik perhatian investor pasar modal Indonesia pada awal 2026. 

Kombinasi kinerja harga saham yang melonjak, proyeksi analis yang positif, serta dinamika fundamental perusahaan membuatnya layak dibahas secara menyeluruh. 

Artikel ini memberikan analisa fundamental, teknikal, dan broker summary berdasarkan data riil per 10 Januari 2026, agar kamu mendapatkan gambaran lengkap sebelum mengambil keputusan investasi.

Sekilas Tentang DEWA

PT Darma Henwa Tbk adalah perusahaan kontraktor jasa pertambangan dan energi yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham DEWA

Perusahaan ini beroperasi di sektor energi, terutama layanan pertambangan batubara serta dukungan logistik terkait, serta kerap menerima kontrak dari grup-grup besar pertambangan di Indonesia. 

Saham DEWA dikenal berfluktuasi cukup tinggi, tetapi mendapat perhatian besar karena pergerakannya yang dinamis.

Saham DEWA

Analisa Fundamental Saham DEWA

Analisa fundamental melihat apakah perusahaan memiliki fundamentals yang kuat melalui rasio keuangan, kinerja pendapatan, laba bersih, arus kas, serta rasio valuasi.

1. Kinerja Keuangan Terbaru

Berdasarkan laporan keuangan kuartal kedua 2025, DEWA membukukan laba bersih sebesar Rp168 miliar, naik signifikan dibanding periode sebelumnya, serta pendapatan mencapai lebih dari Rp3 triliun

Margin operasi dan EBITDA menunjukkan efisiensi peningkatan kinerja operasional perusahaan.

Selain itu, tren pertumbuhan laba bersih dari kuartal pertama ke kuartal kedua menunjukkan perbaikan profitabilitas.

2. Rasio Keuangan Utama

Dari rasio valuasi menurut sumber Investing.com, indikator utama seperti P/E (Price to Earnings), PBV (Price to Book Value), serta beberapa rasio profitabilitas memberikan gambaran fundamental industri perusahaan:

  • PBV relatif rendah menandakan valuasi saham yang undervalued dibanding nilai buku.

  • Debt-to-Equity relatif terkendali. 

Namun, beberapa rasio fundamental menunjukkan bahwa perusahaan belum selalu konsisten menghasilkan laba dalam periode tertentu, yang perlu dipertimbangkan investor saham jangka panjang dengan risk appetite moderat.

3. Arus Kas dan Likuiditas

Posisi kas perusahaan relatif memadai untuk mendukung operasional dan aksi korporasi seperti buyback, yang telah direalisasikan di awal 2026 untuk meningkatkan kepercayaan investor.

Analisa Teknikal Saham DEWA

Analisa teknikal memberikan gambaran arah pergerakan harga berdasarkan pola chart, indikator seperti Moving Average, RSI, MACD, volume perdagangan, serta level support dan resistance.

1. Indikator Umum (RSI, Moving Average, MACD)

Data dari sumber Investing.com dan TradingView menunjukkan indikasi teknikal sebagai berikut:

  • RSI 14 hari berada di rentang yang menunjukkan tren beli.

  • Moving Average jangka menengah dan panjang (MA50 dan MA200) menunjukkan tren naik, yang menandakan arah bullish jangka menengah.

  • MACD juga mengindikasikan sinyal buy, menunjukkan momentum positif.

Interpretasi ini mengindikasikan bahwa saham DEWA memiliki momentum kuat dalam jangka pendek sampai menengah, dengan volatilitas yang lebih tinggi dibanding beberapa saham lain di sektor energi.

2. Support & Resistance

Berdasarkan grafik harian, harga saham DEWA sempat menembus high 865 IDR pada awal Januari 2026, dan level support teknikal utama saat ini berada di kisaran 560–600 IDR. 

Area resistance berikutnya secara teknikal diperkirakan sekitar 1.100–1.200 IDR jika momentum naik berlanjut.

3. Chart Pattern & Volume

Pergerakan harga yang melonjak di awal 2026 menunjukkan breakout dari pola sideway sebelumnya. 

Volume perdagangan yang tinggi mendukung validitas breakout tersebut. Investor teknikal juga sering memantau area-level penting ini sebagai pivot dalam strategi masuk/keluar posisi.

Baca : 3 Faktor Makro Ekonomi yang Menentukan Arah Portofolio Saham Investor

Broker Summary & Rekomendasi Analis

Untuk melengkapi sudut pandang, berikut rangkuman rekomendasi dari institusi broker dan analis pasar:

1. Rekomendasi Harga Target

Beberapa broker besar memberikan rekomendasi Buy pada saham DEWA dengan target harga lebih tinggi dari harga pasar saat ini:

  • BCA Sekuritas menetapkan target harga Rp1.100 dengan rekomendasi Buy pada awal Januari 2026, menandakan prospek potensi kenaikan lebih lanjut.

  • Konsensus analis dari sumber lain juga menunjukkan target average yang meningkat dibanding harga saat ini, dengan upside signifikan. 

2. Broker Net Buy/Sell

Data foreign flow sama dengan net buy asing masih positif secara tren pada periode tertentu, menunjukkan minat investor institusional untuk akumulasi saham DEWA dalam beberapa sesi terakhir. 

Meskipun demikian, investor harus mengawasi perubahan arah apabila sentimen pasar bergeser. 

3. Risiko & Pertimbangan

Meskipun rekomendasi buy dominan, penting dipahami bahwa saham DEWA termasuk cukup volatile. 

Intraday dan swing trading harus mempertimbangkan level stop-loss terutama ketika pasar bergerak dengan volatilitas tinggi.

Baca : Mengenal Lonjakan Kinerja Operasional Saham IPCC

Strategi Investasi yang Disarankan

Berdasarkan kombinasi fundamental dan teknikal:

  • Investor jangka panjang bisa mempertimbangkan untuk mengakumulasi saham saat pullback ringan dengan memperhatikan rasio fundamental yang menyokong pertumbuhan laba perusahaan.

  • Trader jangka pendek/middle sebaiknya memanfaatkan momentum teknikal breakout dan sinyal indikator untuk entry dan exit yang disiplin, serta mengatur stop-loss sesuai toleransi risiko.

Kesimpulan

Analisa saham DEWA per 10 Januari 2026 menunjukkan tren yang menarik bagi investor karena kombinasi:

  1. Fundamental: Kinerja laba dan pendapatan yang membaik ditopang laporan keuangan terbaru dan aksi korporasi yang positif. 

  2. Teknikal: Indikator teknikal mayoritas memberikan sinyal buy dan tren bullish jangka menengah.

  3. Broker Summary: Rekomendasi analis Buy dengan target harga yang lebih tinggi dari harga saat ini mencerminkan potensi upside.

Walaupun prospeknya positif, investor tetap perlu memperhatikan risiko volatilitas pasar dan disiplin risk management, terutama saat menghadapi pergerakan tajam di pasar modal.

FAQ

1. Apakah saham DEWA layak dibeli saat ini?
Secara teknikal dan rekomendasi broker headline mendukung Buy, tetapi keputusan tetap harus disesuaikan dengan tujuan investasi, toleransi risiko, dan horizon waktu masing-masing investor.

2. Apa arti rasio PER tinggi pada DEWA?
PER yang tinggi bisa menandakan bahwa pasar menilai pertumbuhan laba perusahaan akan terus berlanjut, namun juga perlu dibandingkan dengan rata-rata industri untuk interpretasi yang konsisten.

3. Berapa level support & resistance penting DEWA?
Area support teknikal utama berada di sekitar kisaran 560–600 IDR, sedangkan resistance jangka berikutnya berada di atas 1.000 IDR jika momentum bullish berlanjut.

4. Apa indikator terbaik untuk trading DEWA?
Trader kerap memperhatikan RSI, Moving Average, MACD, dan volume untuk menentukan entry/exit. Kombinasi indikator ini dapat membantu mengidentifikasi momentum pasar sebelum mengambil keputusan posisi.

5. Apakah DEWA memberikan dividen?
Dari data terakhir, DEWA belum rutin memberikan dividen kepada pemegang saham.