Kenali Faktor Utama Penyebab Bau Nafas

Kenali Faktor Utama Penyebab Bau Nafas

Kenali Faktor Utama Penyebab Bau Nafas - Apa kalian pernah merasakan insecure atau tidak percaya diri saat bertemu dengan orang yang baru di kenal bahkan dengan orang yang sudah dekat dengan kalian. Dalam hati berkata wah kenapa yaa aku merasa insecure banget, padahal pakaian dari atas sampai kebawah udah bagus dan rapi, rambut udah oke, minyak wangi juga di pakai. Nah, di saat ketemu langsung baru ngucap kata "Haii" saja lawan bicara kalian langsung kepicut mukanya dan ternyata ya ampun sumber dari ini semua adalah penyebab bau nafas. Bisa malu dong langsung cari penutup mulut seperti masker atau berbicaranya berjarak 1 meteran, dan reflek dong langsung mencium bau mulut sendiri haha... 

Tenang-tenang, jangan panik dan jangan langsung insecure karena itu masalah biasa masih bisa di atasi. Oleh karena itu, kalian harus bisa mengenal kenali faktor utama penyebab bau nafas atau mulut dan juga saya akan berikan tipsnya untuk bisa proteksinya.

Berbagai Penyebab Bau Nafas Tidak Sedap

Bau nafas tidak sedap umumnya disebabkan oleh berbagai hal dan kondisi berikut ini:

1. Konsumsi makanan atau minuman tertentu



Bau nafas tidak sedap yang bisa muncul akibat konsumsi makanan atau minuman tertentu, seperti kopi, bawang, petai, jengkol, rokok, rempah-rempah, dan makanan beraroma menyengat lainnya. Meskipun dengan demikian, bau mulut akibat dari konsumsi makanan atau minuman yang beraroma kuat biasanya bisa hilang dengan sendirinya, akan tetapi terkadang bisa juga menetap hingga beberapa hari ke depan. Pemicu dari makanan atau minuman yang tidak sedap ini jika di biarkan lama-lama bau nafas kalian akan terasa dari diri sendiri ataupun orang yang sekitar dekat kalian tidak sengaja mencium aromanya apalagi di saat bersendawa. 

2. Kebersihan mulut tidak terjaga

Ternyata dengan memiliki sisa makanan dalam mulut seperti di gigi, gusi, atau lidah dapat memicu pertumbuhan bakteri dan plak di mulut sehingga menyebabkan bau nafas tidak sedap untuk dicium. Membersihkan gigi dengan sikat dan benang gigi secara teratur minimsl 2 kali sehari dapat menghilangkan sisa makanan yang terperangkap di gigi sebelum membusuk dan memicu bau nafas.

3. Rokok

Salah satu kebiasaan merokok juga dapat menyebabkan bau nafas yang sangat tidak sedap. Gak hanya itu, perokok aktif juga lebih berisiko mengalami penyakit gusi dan mulut kering yang bisa membuat bau napas menjadi semakin parah.

4. Disfungsi pencernaan

Bau nafas tidak sedap dapat disebabkan oleh penyakit yang berhubungan dengan lambung dan usus (gastrointestinal), seperti infeksi H. pylori dan penyakit asam lambung (GERD). Oleh karena itu kalian harus berhati-hati dalam memilih makanan dan minuman yang baik agar pencernaan kalian juga baik. 

5. Mulut kering

Mulut kering atau di sebut (xerostomia) terjadi ketika mulut gak bisa memproduksi air liur dalam jumlah yang cukup. Padahal, air liur dapat membersihkan mulut dari sisa makanan penyebab bau yang tidak sedap. Mulut kering dapat secara alami terjadi selama tidur, terutama ketika tidur di saat mulut terbuka. Akan tetapi, mulut kering juga bisa dikarenakan penyebab lain, misalnya efek samping obat tertentu atau masalah pada kelenjar ludah.

6. Infeksi mulut

Bau mulut juga bisa disebabkan oleh luka atau infeksi setelah operasi mulut atau pencabutan gigi. Selain itu, infeksi mulut juga bisa disebabkan oleh kerusakan gigi, penyakit gusi, atau sariawan. Selain berbagai kondisi di atas, bau mulut tidak sedap juga bisa disebabkan oleh beberapa penyakit lain berikut ini:

  • Infeksi di telinga, hidung, dan tenggorokan, misalnya sinusitis
  • Infeksi saluran pernapasan, misalnya bronkitis kronis
  • Batu amandel
  • Penyakit atau gangguan pada organ hati atau ginjal
  • Diabetes
  • Apnea tidur

7. Masalah gusi

Bau nafas tidak sedap yang berlangsung terus-menerus juga dapat disebabkan oleh masalah di gusi. Penyakit gusi umumnya disebabkan oleh penumpukan plak pada gigi. Bakteri pada plak kemudian menyebabkan racun yang menimbulkan peradangan pada gusi ini. Apabila tidak ditangani dengan cepat, kondisi tersebut akan membahayakan gusi, gigi, dan tulang rahang kalian.

Tips Mencegah Bau Nafas Tidak Sedap

Kabar baiknya, bau napas kalian yang tidak sedap bisa diantisipasi dan dicegah dengan cara-cara simpel dan aman. Berikut ini adalah beberapa cara menghilangkan bau nafas tidak sedap:

Membersihkan gigi secara rutin

Sikat gigi setidaknyaminimal 2 kali sehari selama 2 menit. Usahakan untuk menyikat seluruh gigi kalian agar merata, lidah, langit-langit mulut, dan gusi dengan pasta gigi mengandung sejenis fluoride. Jangan lupa untuk selalu mengganti sikat gigi setiap 3 bulan. Setelah menyikat gigi, berkumurlah dengan mouthwash dengan kandungan antibakteri dan gunakan benang gigi untuk bisa menghilangkan sisa-sisa makanan yang tidak terjangkau sikat gigi.

Memenuhi kebutuhan cairan tubuh

Salah satu penyebab bau nafas tidak sedap yaitu mulut kering. Kondisi ini bisa dihindari dengan minum air putih setidaknya minimal 8 gelas setiap harinya dan mengunyah permen karet bebas gula. Mencukupi kebutuhan cairan tubuh dengan minum air putih bisa membuat mulut tetap lembap dan air liur masih ada terus, sedangkan mengunyah permen karet bisa menstimulasi produksi air liur sehingga mulut tidak kering.

Menjaga pola makanan

Hindari mengonsumsi makanan dan minuman pemicu bau nafas tidak sedap, seperti bawang putih, bawang bombay, dan makanan yang manis. Karena di antara makanan itu pasti mengandung zat-zat yang menimbulkan bau nafas kalian.

Berhenti merokok

Berhenti merokok juga dapat menjadi solusi paling tepat untuk bisa menghilangkan bau napas tidak sedap. Akan tetapi, jika merasa kesulitan untuk berhenti merokok, kalian dapat meminta bantuan atau konsultasi dokter untuk menghentikan kebiasaan buruk tersebut.

Mengunjungi dokter gigi secara teratur

Periksakan gigi secara teratur ke dokter gigi setidaknya minimal 2 kali dalam setahun untuk mendeteksi dan mencegah penyakit gigi dan gusi yang dapat memicu bau napas yang tidak sedap. Jika berbagai cara di atas tidak mampu mengatasi bau mulut tidak sedap yang kalian alami, jangan malu untuk menemui dokter gigi guna mencari tahu penyebab dan solusi bau mulut yang kalian alami.

Informasi

13 Komentar untuk "Kenali Faktor Utama Penyebab Bau Nafas"

  1. Nah tips yang terakhir ini kadang yang suka dilupakan orang ya, padahal penting banget mengecek kesehatan gigi & mulut ke dokter siapa tau ada hal yang harus diobati dari dalam supaya gak bau mulut lagi

    BalasHapus
  2. Hehehehe... Jangankan orang baru kenal. Orang ketemu tiap hari dan akrab banget pasti gak PD kalau bau nafas.

    Karena berbagai faktor, masalah kesehatan juga bisa mempengaruhi bau nafas tidak sedap loh

    BalasHapus
  3. Bau mulut memang salah satu penyebab tak percaya diri ya, Mas. Makanya saya menghindari juga makanan berbau tajam. tapi sesekali boleh lah hahaha.
    Sikat gigi setiap hari, terus karena saya tak merokok, masih amanlah. Nah, ini saya sudah lama tak ke dokter gigi hehehe.

    BalasHapus
  4. Pengingat banget ini apalagi akan datang bulan Ramadhan sehingga peerlu untuk menjaga kebersihan mulut ya agar jadi kebiasaan baik

    BalasHapus
  5. Aduh paling nggak PD kalau bau nafas. Ternyata mulut kering bisa bikin bau nafas ya. Infeksi mulut ini juga bisa disebabkan asam lambung ya kak. Soalnya kalau asam lambungku kumat, aku ngerasa nafasku agak nggak sedap. ^^

    BalasHapus
  6. Mengunjungi dokter gigi secara rutin ini, maju mundur. Apalagi kan pandemi. Selama engga ada keluhan (mudah-mudahan engga ada), belum ke dokter gigi deh. Apalagi ya pakai masker gini, suka gimana gitu, jadi kebauan sendiri. Upps...hihi...Apalagi kalau kurang minum...

    BalasHapus
  7. iya sih. bagi penyuka jengkol, masalah bau mulut ini kadang nyebelin banget. Biasanya yuni sedia larutan kumur-kumur deh. Hehehe

    BalasHapus
  8. Iya nih, bener banget, biasanya kalau pencernaanku sedang bermasalah, bau mulut jadi gak enak. Meskipun sudah disikat dan kumur tetep aja baunya nggak seperti biasanya. Efek dari dalam memang malah susah dihilangkan. Makanya bau mulut ini juga menjadi salah satu penanda kondisi tubuh yang sedang fit atau enggak.

    BalasHapus
  9. Wah klo nafas bau mah emang langsung bikin kadar pede jadi ngedrop. Aku sekarang belum berani kr dokter gigi dulu. Ntah nanti klo pandemi berakhir

    BalasHapus
  10. Masalah gusi ini seringkali di alami oleh masyarakat. Nah, anak pertamaku udah setahun ini beberapa kaliengalami masalah gusi. Akhirnya ku minta kumur air garam dan lebih sering membersihkan area mulutnya.

    BalasHapus
  11. Yang paling sering memang akibat kebersihan mulut yang tidak terjaga ya mas.
    Tapi serem juga kalo bau mulut akibat penyakit kronis. Hiksss jangan sampe deh kejadian ya..
    Semoga kita sehat-sehat terus , Aamiin

    BalasHapus
  12. Harus dicari penyebabnya ya Mas, apalagi kl yang berhubungan dengan kesehatan organ pencernaan, bs serius ya. Ok tfs tipsnya ya

    BalasHapus
  13. Kalau aku biasanya lantaran makan yang berbau atau pas sariawan, Mas Rozi. Ya benar memang kudu periksa ke dokter gigi, ga cuma pas sakit gigi aja. Pernah ngerasain operasi cabut gigi, uwow, sakit bingit. Kalau bisa sih ya jaga kesehatan mulut sebelum terjadi penyakit. Soalnya lagi pandemi, bakal ribet kalau periksa.

    BalasHapus
Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel