Ketahui Apa Itu Cyberbullying dan Cara Pencegahannya!

Ketahui Apa Itu Cyberbullying dan Cara Pencegahannya!

Ketahui Apa Itu Cyberbullying dan Cara Pencegahannya!Teknologi yang saat ini berkembang cukup pesat dianggap memberikan banyak keuntungan dalam pemanfaatannya. Namun jika tanpa pemahaman dan kontrol yang baik, teknologi akan tampak seperti dua sisi mata pisau. Di satu sisi memberikan keuntungan positif, tapi di sisi lainnya cenderung berdampak negatif. Salah satu dampak negatifnya adalah makin maraknya cyberbullying. Untuk lebih jelasnya, perhatikan pengertian berikut agar Anda bisa melakukan pencegahan.

Pengertian Cyberbullying
Cyberbullying adalah tindakan agresif yang berulang dengan tujuan mengintimidasi orang lain lewat pemanfaatan teknologi. Cara intimidasi yang dilakukan bisa berupa ancaman, pelecehan, hingga tindakan lainnya yang dapat mempermalukan korban. Bullying yang dilakukan memakai teknologi ini dianggap begitu meresahkan, lantaran bisa dengan mudah dilakukan oleh orang tak bertanggung jawab. 

Terjadinya bullying biasanya dikaitkan dengan beberapa hal seperti ras, agama, suku, gender, hingga tampilan fisik yang dianggap berbeda. Masalah tersebut kerapkali dijadikan bahan diskriminasi dan bullyi-an. Pada kasus yang parah, bullying ini bisa berakhir hingga ke ranah hukum. Untuk menghindari maraknya bullying setiap orang perlu melakukan pencegahan, termasuk para orang tua. Lantaran kasus bullying kebanyakan melibatkan anak remaja, entah mereka sebagai korban ataupun pelaku.

Cara Pencegahan Bullying Bagi Diri Sendiri
Terjadinya cyberbullying terkadang bukan hanya 100% kesalahan pelaku. Melainkan  juga, korban memicu aksi bullying yang dilakukan orang lain pada dirinya. Untuk itu, Anda perlu melakukan pencegahan dengan cara berikut.

1. Cari tahu dirimu di mesin pencarian
Meski bisa dengan mudah akses akun sosial pribadi di internet, tapi tak ada salahnya sesekali melakukan pencarian di mesin pencari. Lihatlah bagaimana kesan diri dan informasi yang kamu berikan di internet lewat sudut pandang orang lain. Jika tampak negatif dan memicu bullying, sebaiknya segeralah untuk menghapusnya.

2. Lebih selektif dalam mengangkat suatu bahasan
Terkadang ada ucapan atau tulisan yang tak sengaja yang dilontarkan di internet dan memicu orang untuk melakukan bullying. Maka dari itu berhati-hatilah dalam berbicara ataupun mengangkat suatu topik. 

3. Hindari melakukan bullyi-an pada orang lain
Siapapun pasti tidak ingin menjadi korban bully bukan? Jika begitu, sebisa mungkin Anda juga harus menghindari melakukan bully pada orang lain. 
  • Pencegahan Bullying yang Dilakukan oleh Orang Tua

Untuk mencegah kasus cyberbullying yang terjadi pada anak, orang tua bisa melakukan pencegahan dengan cara-cara berikut.

1. Memberikan edukasi terkait penggunaan internet secara aman
Kunci supaya tetap aman dalam melakukan kegiatan di dunia maya adalah dengan memberikan edukasi sejak dini. Anda perlu memberikan pemahaman pada anak apa yang boleh dilakukan dan tidak di internet, khususnya jejaring sosial. 

2. Memberikan pengawasan pada aktivitas online anak
Mengawasi kegiatan online anak bukan berarti Anda harus terus-terusan mengintrogasinya. Namun Anda bisa pelan-pelan mencari tahu siapa yang sering berinteraksi dengannya dan apa yang dilakukan di dunia maya. Anda pun bisa membuat obrolan santai dengan Anak dan mencari celah untuk membahas kegiatan online-nya.

3. Memberikan pemahaman terkait bullying
Karena siapa saja bebas mengeluarkan pendapatnya di dunia maya, tentu Anak juga beresiko mendapatkan bullyi-an. Maka dari itu, berikan pemahaman dan himbau anak untuk tidak menanggapi ucapan buruk orang lain. Jika perlu, blokir saja orang seperti itu dari akun anak.

4. Posisikan diri Anda sebagai seorang teman
Beberapa anak terkadang merasa sungkan jika harus membagi rahasia dan keluh kesahnya pada orang tua. Agar terkesan lebih akrab, tidak ada salahnya orang tua memposisikan diri sebagai seorang teman. 

Kasus cyberbullying memang cukup meresahkan, mengingat banyaknya dampak negatif yang bisa saja terjadi. Misalnya saja trauma, rasa tidak percaya diri, ketakutan berlebih, dan masih banyak dampak lainnya. Untuk menghindari hal tersebut, tentu setiap orang harus memiliki kesadaran dalam memanfaatkan kecanggihan teknologi. Jangan sampai terlena karena terlalu asyik dengan keseruan dunia maya!

Informasi

16 Komentar untuk "Ketahui Apa Itu Cyberbullying dan Cara Pencegahannya!"

  1. buat para orang tua dijaman sekaranh, selain pornografi ug sangat mudah diakses oleh anak2, ya salah satunya adalah mengenai cyber bullying ini ya mba. Aku yg baru punya anak sampe wanti2 dari dini biar anak ku gak terlalu dekat dengan gadget mba. krn gadget adalah sarana yg paling cpt dkm mengembangkan 2 masalah tadi. harus kudu hati2 mah sekarang ya mba.

    BalasHapus
  2. Memang benar adanya bahwa segala sesuatu dimulai dari diri sendiri. Bagaimana diri kita menghargai orang lain dan bagaimana diri kita menghargai diri sendiri. Teknologi digital erat kaitannya dengan perkembangan media sosial. Mau nggak mau, inilah yang merepresentasikan diri kita di hadapan masyarakat cyber.

    Berkata yang baik, mengunggah gambar atau video yang baik, menjaga kata demi kata baik pada akun sendiri maupun kolom komentar orang lain, adalah cara sederhana untuk membuat diri kita berharga, bisa menghargai diri sendiri dan orang lain.

    BalasHapus
  3. Pake medsos emang hati2 banget.. makanya kalau medsos, aku ga pake fake account.. Karena berpotensi bikin diri kita asal komen aja tanpa filter. Beda kalau pake akun asli, kita bakal mikir, bener ga ya yg gw komen ini, kira2 gimana tanggapan temen gw kalau liat gw komen beginian, apa dampaknya nanti ke gw ya..
    Jadi lebih bertanggung jawab si

    BalasHapus
  4. Masalah bullying ini memang sudah jadi masalah serius ya, Mas Rozi. Makanya harus segera diputus mata rantainya, dan itu caranya dimulai dari diri sendiri dulu, jangan membullying dan jangan membuka celah untuk dibullyng.

    Saya sendiri, berusaha tidak membullying. Begitu juga saat menulis sesuai, saya menulis dan menukaskan, "Sesuai dari sudut pandang sendiri". jadi kalau ada perbedaan, anggap saja warna-warni kehidupan hehehe.

    BalasHapus
  5. Dilingkunganku rat2 yg suka ngebully adalah orang2 yg krisis percaya diri, ingin menutupi kekurangannya dengan mmbuat org lain susah..tdk mau tersaingi.. omongan pedas tatapan sinis dan fitnah bertebaran mnjd makanan sehari2 nya.. nauzubillahminzalik

    BalasHapus
  6. Aku pernah nulis tentang ini waktu kemarin heboh salah seorang artis korea yang bunuh diri karena cyberbullying. Emang bahaya banget cyberbullying ini karena efeknya kalau di medsos itu, seluruh dunia bisa tahu.

    BalasHapus
  7. Cyber bullying ini erat kaitannya sama cerdas memaksimalkan internet/ sosmed.
    Biasanya yang newbie masih belum terlalu selektif memilih kata ataupun bahasan di dunia maya.
    Ditambah lingkungan pertemanan yang mendukung prilaku bullying.
    Padanan yang klop sekali.

    BalasHapus
  8. Makanya Kak, aku ga pengen terburu-buru ngenalin anak aku dengan media sosial nanti. Kita aja orang dewasa klo dibully ga kuat apalagi anak-anak. Harus siapin mental dan edukasi anak dulu sebelum mengenalkannya ke media sosial atau internet

    BalasHapus
  9. Saya pun takut mengenai bully ini.
    Skrg anak saya blom bermedsos ria, lbh srg maen game via internet.
    Mgkn krn umur ya masih 8 thn.
    Dan ada kecemasan tersendiri kalau kalau suatu hari nanti mulai bermedsos.
    Apa dia akan bijak memakainya atau tidak, apa teman temannya baik?
    😩

    BalasHapus
  10. Anakku 15 dan 11 tahun, sudah aktif menggunakan internet dan punya akun sosial media (adiknya masih belum punyasemua)
    Dan aku selalu berteman dengan mereka, buat sekalian kepoin ngapain aja. Juga, enggak gawai boleh ada password, secara berkala (tanpa setahu mereka) aku periksa aktivitas onlinenya. Semua diantaranya buat mencegah jadi korban maupun pelaku (jangan sampai Ya Allah) cyberbullying ini. Semoga anak-anak dijauhkan dari keburukan dunia maya.

    BalasHapus
  11. Banyak banget emang akhir akhir ini kasus cyber bullying, dan sedihnya para remaja jugaa..

    Maka ada kalanya diam (dalam hal ini jari) lebih baik walau dalam hati pengen banget udha ngetik panjang kali lebar
    Tapi daripada jadi berkembang terus yasudaah lebih baik tahan jari wkwk

    BalasHapus
  12. Cyber bullying adalah salah satu bentuk kekerasan psikis yang bisa berakibat fatal. Ini juga berkaitan dengan karakter seseorang. Oleh karenanya pondasi agama harus kuat. Sehingga anak tak melakukan bullying dan bisa menghadapi bullying dengan bijak bila terjadi padanya.

    BalasHapus
  13. Suli yg aktris drakor itu mati bunuh diri karena gak kuat sama cyberbullying di Ig nya kan ya, huhuu...emang jahara banget ini perundungan daring

    BalasHapus
  14. Dulu manusia dihargai dari lidahnya, perkataan dan perbuatan. Sekarang manusia dihargai dari jari dan tulisan. Terkadang bisa menulis belum tentu bisa berempati..tapi itulah tantangan ortu jmn now untuk dapat jadi role models buat anak2nya..semoga kita semua dijauhi dari cyber bullying ini

    BalasHapus
  15. Kadang saya merasa bahwa saat ini kita bisa tanpa sadar melakukan cyber bullying melalui opini yang di situ ada kata yang menyudutkan seseorang. Dan pelakunya merasa ok ok saja.Jujur, masalah bully membully ini saya tak berani bicara banyak di blog karena saya pun bisa menuding teman membully dengan cara membully mereka meski tanpa nama. Dan secara tidak sengaja tentunya.

    Entahlah. Tapi kadang saya stress saat baca Twitter. Stressnya karena tertawa padahal tahu itu jahat sebenarnya. Hanya saja ditulis dengan satir atau guyonan.

    BalasHapus
  16. sering banget terjadi dan tetap saja ramai. Entah kenapa tetapi memang susah untuk meminimalisir hal ini mas. Bullying secara tidak sadar saja kadang sering kita lakukan, wallahu a'lam

    BalasHapus
Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel