Cara Mempersiapkan Macam-macam Daur Ulang Di Rumah


Cara Mempersiapkan Macam-macam Daur Ulang Di Rumah - Daur ulang sampah sudah menjadi tanggung jawab kita semua, bukan saja petugas kebersihan kota. Namun meski tidak memiliki mesin daur ulang di rumah, setidaknya kita bisa berperan penting melalui pemilahan sampah rumah tangga untuk memudahkan proses daur ulang. Sayang sekali jika sampah dibiarkan bercampur baur dan bahan yang sebenarnya bisa didaur ulang  dengan terbuang sia-sia atau mengonggok di tempat pembuangan akhir sampah. Jika semua orang membantu sedikit saja, maka semakin banyak bahan yang bisa didaur ulang dan lingkungan tetap bersih.

Gunakan beberapa bak sampah untuk memilah sampah yang bisa didaur ulang dan ingat untuk membersihkan bak sampah dengan cairan pembersih yang sekaligus disinfektan, seperti merk Cif atau Wipol secara teratur.

Persiapan macam-macam daur ulang
Sampah rumah tangga yang umum dijumpai dan bisa didaur ulang adalah kertas, kaleng, dan plastik. Berikut ini langkah-langkah sederhana yang bisa kamu ikuti untuk berkontribusi dalam pengolahan sampah di rumah sendiri berdasarkan bahan sampah.

1. Daur ulang kertas (paper recycling)



Kamu tak perlu tahu seluk beluk bagaiman cara mendaur ulang kertas hingga mendetail, cukup pilah kertas berdasar jenis kertasnya di rumah.

  1. Kumpulkan koran bekas, majalah bekas, brosur bekas, dan buku bekas. Jangan sertakan plastik pembungkus majalah, kertas berlaminating, dan karet gelang.
  2. Pilih dan jaga kertas dalam kondisi bersih dan kering seutuhnya jangan sampai ada yang basah.
  3. Masukkan kertas-kertas tersebut ke kardus besar berdasar jenisnya: koran, majalah, dan sebagainya.
  4. Berikan atau jual ke tukang loak koran sebulan sekali. Dengan begitu kamu akan mendapatkan uang atau duit.

2. Daur ulang kardus (cardboard recycling)

Kardus biasanya adalah bahan daur ulang bernilai jual tinggi bagi para pemulung dan pengepul. Apalagi para pengepul menjual lagi ke pabrik yang membutuhkan banyak bahan kardus.
  1. Pisahkan kardus dari bahan pembungkus lain di dalamnya, seperti gabus polystyrene (StyrofoamTM), busa, plastik, lakban dan tali.
  2. Bongkar dan lipat kardus untuk menghemat tempat agar bisa disimpan di gudang dengan ruang cukup, lalu ikat bertumpuk dengan kardus bekas lain.
  3. Simpan di tempat bersih dan kering hingga bisa diberikan ke pemulung, jangan simpat di tempat yang terkena hujan ataupun basah karena banjir.
  4. Lalu jual ke pemulung atau ke pengepul kemudian kamu akan mendapatkan uangnya.

3. Daur ulang plastik

Cara daur ulang sampah plastik rumah tangga sepertinya lebih rumit dan memerlukan banyak usaha yang akan di lakukan. Setidaknya kamu bisa membantu proses ini melalui pemisahan sampah plastik dari sampah lain. Bahan plastik yang pada umumnya bisa didaur ulang yaitu wadah plastik, kantung plastik, dan botol minum plastik. Beberapa bahan plastik tidak bisa didaur ulang apalagi di pakai lagi. Supaya lebih mudah mengenali plastik mana yang bisa dan tidak bisa didaur ulang, perhatikan bagian bawah atau area tersembunyi pada kemasan plastik. Jika kemasan plastik tersebut mencantumkan logo segitiga daur ulang, maka kemasan tersebut bisa didaur ulang. Dengan begitu kamu pasti mendapat ilmu baru. 

Ikuti langkah berikut untuk menyiapkan bahan plastik yang bisa didaur ulang:
  1. Bersihkan plastik dengan air lalu di lap, terutama bekas wadah makanan atau minuman. Isi ember dengan air dan campurkan beberapa tetes sabun cuci piring cair, seperti Sunlight atau mama lemon. Masukkan plastik hingga semua terendam air sabun, lalu kocok-kocok hingga kotoran lepas ataupun lemak.
  2. Injak pakai kaki botol plastik yang sudah bersih hingga pipih untuk menghemat tempat.

4. Daur ulang kaleng 

Kaleng juga merupakan bahan daur ulang berharga bagi pemulung dan pengepul. Berikut ini beberapa tips untuk sampah kaleng:
  1. Hampir sama pada umumnya dengan cara membersihkan plastik, bersihkan kaleng dengan merendamnya di air sabun untuk mengangkat sisa makanan atau kotoran lain. Berhati-hatilah dengan tepian kaleng yang tajam! Karena bisa membuat tangan kamu luka dan infeksi.
  2. Cabut kertas label kaleng jika mungkin ataupun jika anda mau.
  3. Injak kaleng atau gunakan alat untuk memipihkan kaleng untuk menghemat tempat, biasanya perbedaan setelah injak adalah muat tempat pada karung namun jika tidak diinjak maka di pastikan kaleng akan memenuhi karung tersebut.

5. Daur ulang botol bekas berbahan kaca

Botol kaca bekas makanan/minuman yang sudah dicuci bersih bisa digunakan untuk keperluan lain, seperti untuk jus, jamu literan, wadah air untuk di meja makan, untuk bola lampu dan sebagainya. Beli tutup botol plastik untuk menggantikan tutup botol yang tidak bisa digunakan lagi. Jika ingin mendaur ulang, berikut ini tipsnya:
  1. Cuci botol kaca sampai bersih boleh menggunakan sabun untuk menghilangkan bau ataupun yang melekat, kemudian seperti biasa sambil mengelupas label kertasnya.
  2. Kumpulkan botol yang sudah bersih di kardus agar tidak pecah hingga saatnya dijual atau diberikan ke pemulung.

Nah cukup sekian tentang mendaur ulang sendiri bahan-bahan di atas bisa jadi cukup sulit karena ketiadaan peralatan yang memadai di rumah kamu. Tetapi dengan mempersiapkan bahan-bahan tersebut untuk para pengepul ataupun pemulung setidaknya kamu sudah membantu membuat bahan-bahan bekas tersebut menjadi bermanfaat kembali.

Biasakan memilah sampah setiap kali membuang sampah, Ikut sertakan seluruh penghuni rumah untuk memilah sampah agar di ajarkan Go Green, Bersihkan sampah yang bisa didaur ulang sebelum dibuang hingga tidak ada sisa makanan atau minuman yang menempel Jaga kebersihan bak sampah sehingga sampah daur ulang tetap bersih

15 komentar:

  1. ini nih tantangan terbesar mengelola sampah yang bisa didaur ulang di rumah. kadang udah disiapkan wadah berbeda-beda, eh anggota keluarga yang lain 'terserah dia' naruhnya di mana. jadi rawan gagal. tapi emang harus selalu diusahakan ya

    BalasHapus
  2. Tulisan yang bagus. Jarang sekali ada blogger yang bahas ginian. Semangat kak.

    BalasHapus
  3. Kertas sih yang sering kak, kalau habis scan dokumen.. Kadang kalau ada tukang pengepul saya timbang tuh kertas, lumayan dapat cuan.... Hehehe

    BalasHapus
  4. Klo bukan kita siapa lagi yang bantu jaga kesehatan lingkungan demi masa depan anak dan cucu kita selanjutnya

    BalasHapus
  5. alhamdulillah sampai sekarang saya masih mempraktekan memilah sampah. sampah kertas dan kaleng juga plastik saya langsung kasih ke tukang loak. sampai organik sebagian saya komposin sebagia ya terpaksa dibuang di tempat sampah

    BalasHapus
  6. Setuju, rumah tangga adalah sumber dan solusi yang baik dalam memutus rantai sampai yang menumpuk. Beruntung, di tempat saya tinggal sudah banyak juga bank sampah yang mengedukasi warga sekitar dengan pola memilah serta mendaur ulang sampah menjadi sesuatu yang bisa bermanfaat.

    BalasHapus
  7. Sampah2 plastik dan kertas sudah dipisahkan di rumah saya. Tinggal setor ke tukang sampah keliling yg tugas di lingkungan. Dia udah tau sampah plastik dan kertas disetor lagi ke pengepul. Katanya lumayan dia dapat duit lagi dari situ. Sebenernya kalautukang sampah juga diberdayakan seperti ini bagus. Jadi mata rantainya gak putus.

    BalasHapus
  8. Wah pingin deh bisa memanfaatkan waste dan bisa kelola dengan baik. Jujurly aku belum bisa. Pingin coba, namun ujungnya di sini diangkut sama sampahnya jadi satu :( soon coba mau sungguh2 0 waste de gihi, semoga dpt lingkungan yg support jg

    BalasHapus
  9. Jaman sekarang pr kita bukan sekedar buang sampah pada tempatnya tapi "buanglah sampah sesuai jenisnya".

    Seperti penjelasan di blog ini, kita tidak perlu ahli dalam mendaur ulang sampah untuk menyelamatkan bumi, tapi cukup dengan memilah sampah sesuai jenis, untuk diberikan ke pemulung atau dibuang supaya petugas sampah mudah mengolahnya.

    Btw mau curcol, dulu pernah penasaran dengan pemulung besi rongsokan. Emangnya besi itu diapain sih? . Dan pertanyaan saya terjawab saat bekerja di perusahaan pembuatan baja, ternyata saat membuat baja, selain bahan murni yang diolah sendiri, ternyata perlu tambahan besi rongsokan. Sayangnya hingga saat ini, rongsokan sebagian besar dibeli di luar negeri. Seharusnya dari dalam negeri bisa mensupplai juga.

    BalasHapus
  10. Kalau diterapkan rutin dan bekerjasama, tentunya bisa ya kita menanggulangi dan mengelola sampah dengan tepat. Hayuuk laksanakan

    BalasHapus
  11. Kalau inget bumi yang semakin lama semakin nggak jelas, kita memang wajib ikut andil dalam menjaganya. Salah satunya dengan mendaur ulang apa pun yang bisa didaur ulang untuk mengurangi sampah dan pemanfaatan alam untuk pembuatan bahan tersebut.

    BalasHapus
  12. Wah aku baru sampai tahapn mengumpulkan sampah botol tapi berbahan plastik sih. Kadang buat mainan atau belajr anak

    BalasHapus
  13. di rumah juga suka ngumpulin kardus dan botol-botol gitu. dijual lumayan bisa buat kebutuhan :)

    BalasHapus
  14. Kalau mendaur ulang sampah saat skrg udah dilakukan rutin di rumah kak, hehe terkadang memang dijual ke penjual sampah yg berkeliling depan rumah.. Bisa jga diberikan sbg amal buat yg memang membtuhkan gitu...

    BalasHapus
  15. Bermanfaat sekali kak apalagi sebagai suami saya sering buang saja yang kira-kira nggak perlu padahal menurut istri perlu sekali hehehe

    BalasHapus

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel