Sabtu, 03 Maret 2018

Pekan Mandiri Pontianak Imlek Festival dan Cap Go Meh 2018

Peserta Finalis Barongsai

Pekan Mandiri Pontianak Imlek Festival dan Cap Go Meh 2018 - Kemeriahan terjadi di salah satu kota Pontianak yang di mana tempat menyelenggarakan festival imlek dan cap go meh untuk menyemarakan peringatan tahun baru imlek 2569 serta sebagai bentuk apresiasi kepada  masyaratakat di Kalimantan Barat.

Event yang berlangsung di hari Sabtu ini tidak luput dari sorotan media, antusias warga yang ingin nonton dan kami selaku Buda' Blogger Pontianak mendapatkan tempat untuk melihat secara langsung acara terakhir atau di katakan final untuk peserta barongsai, model dari Cece dan Gege dan berjumpa dengan petinggi bank Mandiri pusata yang ada di Jakarta.

Finalis Cece dan Gege

Tahukah anda, bahwa dalam festival ini sudah di lakukan yang ke empat (4) oleh karena itu tema kali ini adalah " Mandiri Festival Barongsai IV" yang akan menampilkan sejumlah peserta finalis untuk memperebutkan juara 1 yang berjumlah Rp 17.000.000. Dan antusias penonton pun makin bertambah dengan adanya artis ibu kota yaitu TINA TOON bolo bolo. Dengan membawakan lagu andalan dari suku Tionghoa yaitu berjudl Gongsi Gongsi dan Lagu andalanya yaitu Bolo-Bolo.

Tina Toon 


Kemudian di dalam acara terdapat atraksi naga yang berlangsung 5 menit untuk menyapa petinggi tamu bank Mandiri dan Nasabah juga. Lalu dengan di bukanya acara oleh sambutan dari Hery Mulyadi berkata " Perayaan Imlek atau Tahun Baru China menjadi salah satu perayaan besar nasional dengan berbagai event kegiatan, baik skala nasional maupun internasional. Di Kalimantan Barat, perayaan imlek telah menjadi agenda rutin perseroan untuk di rayakan bersama nasabah dan masyaralat etnis Tionghoa melalui kunjungan pegawai ke rumah nasabah yang merayakan Imlek, customer gathering, dan event perayaan."

Dengan adanya event dari suku Tionghoa setiap tahun dapat menarik perhatian wisatawan lokal maupun  di luar lokal juga. Dan pastinya akan berdampak pendapatan wisatawan yang ingin berkunjung ke Kalimntan Barat khsusnya di Pontianak.  Semoga event ini akan terus berlangsung setiap tahunnya dan minat antusias penonton akan semakin bertambah hingga mendunia. Dan menyatukan perbedaan di antara rakyat Indonesia dengan event sepeti ini.

Artikel Terkait