Mengetahui Fitur Anti-lock Break System (ABS)

Mengetahui Fitur Anti-lock Break System (ABS)

Mengetahui Fitur Anti-lock Break System (ABS) - Ada yang tau apa itu ABS?? Fungsi-fungsinya juga apa? Baik saya akan jelaskan!! Anti-lock Brake System atau ABS adalah sebuah sistem pengereman pada kendaraan untuk meningkatkan keamanan dan keselamatan para berkendara. Sistem ABS disematkan di sepeda motor agar pada saat pengereman mendadak sepeda motor tidak selip atau nyalip mendahului kendaraan lain ketika kondisi jalanan basah ataupun licin.

Sistem ini dilengkapi dengan sensor yang canggih. Ketika sepeda motor berjalan, maka sensor kecepatan akan membaca kecepatan baik roda depan maupun belakang. Saat kecepatan ada yang tidak sama, oleh karena itu akan diinformasikan ke ECU. Data dari ECU dibawa ke modulator. ECU nantinya akan menghidupkan solenoid

Adapun saat tuas rem ditarik maka otomatis tekanan fluida ke kaliper akan sangat kuat. Proses pengurangan, penahanan, dan peningkatan tekanan fluida ini berlangsung sangat cepat, sekitar 15-50 kali per detik, sehingga roda tidak akan terkunci saat terjadi pengereman mendadak. Lalu apa saja komponen yang tedapat pada fitur ABS?

1. ABS Pump

Pompa ABS ini berfungsi untuk mengembalikan tekanan hidrolik pada silinder roda setelah tekanan hidrolik drop karena pembukaan katup ABS. Mekanismenya atau cara kerjanya, saat roda terkunci maka tekanan hidrolik pada roda tersebut akan dikurangi sampai roda kembali berputar. Ketika roda sudah berhasil berputar, maka pompa ABS akan mengembalikan tekanan hidrolik dengan cepat.

2. Master Silinder

Komponen ini berfungsi sebagai untuk pengkonversi gerakan mekanis dari pedal rem menjadi tekanan hidrolik. Saat master silinder bekerja, piston akan mendorong minyak rem. Minyak rem bertekanan ini akan disalurkan ke pompa ABS.

3. Speed Sensor

Sensor ini terpasang pada roda depan dan belakang. Sensor inilah yang membaca kecepatan pada putaran roda depan dan belakang secara bersamaan dan datanya akan dikirimkan langsung ke modul ABS.

4. Hydraulic Brake Channels

Bagian ini berfungsi sebagai untuk jalur aliran minyak rem dari master silinder ke silinder roda. Perlu diingat, ABS bukan untuk membuat  rem jadi lebih pakem tapi sebuah sistem pengereman yang bekerja secara elektronik sehingga rem tak membuat putaran roda terkunci.

5. Master Silinder

Komponen ini berfungsi sebagai mengkonversi gerakan mekanis dari pedal rem menjadi tekanan hidrolik. Saat master silinder bekerja, piston akan mendorong minyak rem. Minyak rem bertekanan ini akan disalurkan ke pompa ABS

6. ABS Hydraulic Control Valve

Setidaknya ada 3 katup Secara sederhana, komponen ini adalah gerbang minyak rem dari master silinder menuju silinder roda. Katup ini akan memanipulasi tekanan hidrolik dari master silinder ke silinder roda. Setidaknya ada tiga katup pada rem ABS :

  • Katup satu terbuka penuh untuk bisa memaksimalkan tekanan minyak rem yang langsung tersambung dengan rem.
  • Katup kedua memiliki fungsi untuk bisa menghalangi tekanan minyak rem agar tidak dilanjutkan ke rem.
  • Katup ketiga ini memiliki fungsi untuk bisa menghalangi beberapa tekanan dari minyak rem agar hanya setengah saja yang diteruskan pada rem kendaraan. Selain itu, fitur ini juga memiliki pompa untuk mengembalikan tekanan yang ada pada jalur pengereman agar dapat diantarkan ke katup rem tersebut.

7. Wheel Cylinder

Berfungsi untuk mengubah tekanan hidrolik pada minyak rem menjadi gerakan mekanis yang mendorong kampas rem untuk menjepit cakram.

8. Indikator ABS

Sepeda motor yang dilengkapi dengan fitur ABS memiliki indikator lampu pada panel speedometer yang akan menunjukkan kondisi sistem ABS sepeda motor. jika indikator bekerja seperti pada salah satu keadaan dibawah ini, kemungkinan terdapat permasalahan pada sistem ABS.

  • Indikator menyala atau mulai berkedip-kedip saat berkendara.
  • Indikator tidak menyala saat kunci kontak diputar ke posisi (On).
  • Indikator tidak mati pada kecepatan di atas10 km/jam.

Apabila indikator ABS terus menyala, rem depan dan belakang akan tetap bekerja seperti biasa, akan tetapi tanpa fungsi anti-lock. Indikator ABS juga mungkin akan berkedip-kedip jika kalian bisa memutar roda belakang saat sepeda motor dalam posisi tidak menyentuh tanah. Apabila terjadi hal seperti ini, putar kunci kontak ke posisi (Off), dan kemudian ke posisi (On) kembali. Indikator ABS akan mati setelah kecepatan kalian mencapai 30 km/jam.

Apabila akan terjadi sesuatu yang tidak normal pada sistem pengereman sepeda motor, jangan ragu untuk memercayakan pemeriksaan dan perawatan rutin sepeda motor kesayangan pada teknisi andal dan berpengalaman di bengkel AHASS terdekat. Supaya sepeda motor selalu terjaga dalam kondisi prima.

Jurnalistik

Belum ada Komentar untuk "Mengetahui Fitur Anti-lock Break System (ABS)"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel