Shockbreaker Tetap Optimal? Ini Caranya

Shockbreaker Tetap Optimal? Ini Caranya



Shockbreaker Tetap Optimal? Ini Caranya - Haii semuanya.. apa kabar nih? Wah kali ini aku akan membahasa mengenai Shockbreaker yaa guyss. Jadi tuh sepeda motor menjadi kendaraan yang sangat diperlukan oleh semua orang dijaman yang semakin berkembang ini dan semakin maju juga loh. Fungsi mobilitas pekerjaan dan lain sebagainya mewajibkan kita untuk dapat berpindah dari satu lokasi ke lokasi yang lain dalam waktu atau tempo secepat mungkin atau kalau bisa secepat kilat haha. Jadi guyss, sepeda motor sangat membantu dalam mencapai tujuan tersebut.

Honda menjadi sepeda motor yang paling banyak digunakan oleh masyarakat benua Asia, apalagi Asia Tenggara, khususnya negara Indonesia.

Kualitas merk Honda memang sangat unggul dalam persaingan dunia roda dua karena cocok digunakan oleh semua latar belakang usia dimulai dari 17 tahun hingga 60an tahun. Keunggulan sepeda motor Honda juga terlihat dari totalitas dalam bentuk dan performa semua jenis sepeda motor yang ada. Tidak kalah penting, harga jual kembali juga tinggi sehingga tidak ada ruginya memakai sepeda motor Honda.

Merawat sepeda motor yang kita miliki harus rutin dilakukan, tentu agar performa yang sudah baik tidak menurun tentunya. Salah satu yang harus diperhatikan ialah shockbreaker.

Berikut ini, ada 5 cara yang dapat dilakukan untuk menjaga shockbreaker agar sepeda motor kalian tetap optimal dan tangguh. Selain untuk meredam guncangan atau getaran terutama saat melewati jalan tidak rata atau rusak atau berlobang, shockbreaker juga berfungsi untuk memberi kenyamanan dan kestabilan saat berkendara.

Sebenarnya banyak banget faktor yang menyebabkan komponen peredam kejut tersebut cepat rusak, diantaranya karena motor terlalu sering melintasi jalan rusak atau terlalu sering membawa beban berlebih. Ketika shockbreaker bocor atau rusak, kenyaman dan kestabilan berkendara dapat terganggu.

So guyss, berikut cara sederhana menjaga Shockbreaker supaya tetap optimal :

1. Hindari Membawa Beban Lebih dari Muatan Motor

Jangan paksakan motor kalian bro/sis saat membawa beban melebihi kapasitas yang dianjurkan pabrik motor, karena akan membuat shockbreaker bekerja melebihi kapasitasnya. Jika hal itu sering terjadi, maka bisa dipastikan komponen shockbreaker akan cepat aus sehingga kinerjanya akan menurun dan kalian merasakan ketidaknyamanan saat berkendara. Kemungkinan terparahnya adalah rod comp bengkok.

2. Hindari Pengguanaan Aksesoris Enggak Resmi

Penggunaan aksesoris yang enggak seharusnya dapat berdampak buruk bagi shockbreaker, seperti pemasangan adaptor atau peninggi motor kalian. Penambahan aksesoris tersebut akan berdampak pada fungsi collar yang tidak bekerja maksimal. Selain itu juga, shockbreaker akan mudah rusak dan cepat membuat kalian tidak nyaman berkendara.

3. Jangan Ngebut Saat Jalan Enggak Rata

Jika kalian melakuak ngebut maka suara shockbreakar akan sangat kuat dan keras jadi sebisa mungkin turunkan kecepatan sepeda motor saat melintasi jalan yang enggak rata dan hindari jalan berlubang. Jika terpaksa harus melintasi jalan tersebut karena tidak ada pilihan lain, berkendaralah dengan kecepatan rendah atau pelan. Untuk melintasi jalan tak rata atau rusak dalam kecepatan tinggi akan membuat beban kerja shockbreaker semakin berat dan membuatnya cepat rusak.

4. Rajin Membersihkan

Kotoran yang menempel pada area kerja Shockbreaker bisa membuat seal / karet dan piston menjadi cepat rusak. Kerusakan pada bagian ini bisa membuat oli suspensi bocor. Efek pertama yang ditimbulkan akibat kebocoran oli akan mengurangi tingkat kenyamanan berkendara. Dan efek terparahnya adalah bisa berpotensi menimbulkan kecelakaan. Jadi, ini harus rajin dibersihkan agar motor kalian tidak masuk rumah sakit motor karena fatal akibat kotor dan jarang di bersihkan

5. Sering Ganti Oli Secara Berkala

Jangan terpaku oleh tampilan shockbreaker yang terlihat bersih dan mulus. Karena di dalam shockbreaker terdapat oli yang berfungsi menyerap getaran kerja shockbreaker. Seiring usia pakai sepeda motor, volume dan kualitas oli shockbreaker akan berkurang dan akan membuat kinerjanya tak maksimal. Karena itu, lakukan penggantian oli setidaknya setiap 15,000 km.


Perlu diperhatikan secara seksama, lakukan penggantian oli pada shockbreker agar hasil dan kinerjanya seimbang banget. Dan jangan lupa pula yaa untuk melakukan perawatan berkala sepeda motor di bengkel AHASS terdekat seperti halnya di kota Pontianak. Pemeriksaan berkala yang dilakukan oleh mekanik andal dan berpengalaman akan menjaga kondisi sepeda motor dan seluruh komponennya tetap dalam kondisi prima dan tangguh sepanjang jalan.


Jurnalistik

Belum ada Komentar untuk "Shockbreaker Tetap Optimal? Ini Caranya"

Posting Komentar

Catatan Untuk Para Jejaker
  • Mohon Tinggalkan jejak sesuai dengan judul artikel.
  • Tidak diperbolehkan untuk mempromosikan barang atau berjualan.
  • Dilarang mencantumkan link aktif di komentar.
  • Komentar dengan link aktif akan otomatis dihapus
  • *Berkomentarlah dengan baik, Kepribadian Anda tercemin saat berkomentar.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel