Selasa, 02 Januari 2018

Yuk Mari Mengenal Kucing Emas, Hewan yang Langka dari Keluarga Harimau


Yuk Mari Mengenal Kucing Emas, Hewan yang Langka dari Keluarga Harimau - Pernahkah Anda mendengar hewan bernama kucing emas atau di sebut gold cat? Kucing ini sedang hangat diperbincangkan oleh kalangan aktivis internasional dan nasional karena setelah ia masuk ke garasi seorang warga Gampong Masjid, Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat. Kalau dibandingkan dengan kucing kampung lainnya, kucing ini berukuran lebih besar dan suaranya pun berbeda. Suara kucing lain mungkin hanya biasa anda pernah dengar, namun kucing emas ini? 

WOW Tak heran, warga awalnya mengira ini adalah anak harimau Sumatera. ahli ekologi satwa liar dari World Wildlife Fund (WWF), menjelaskan klasifikasi biologis kucing ini kepada media bahwa menurut dia, spesies kucing emas bernama ilmiah Catopuma temminckii. Spesies ini masih satu famili dengan harimau, yaitu Felidae. Baca juga : Harimau Sumatera, Predator Buas yang Bantu Hutan Tetap Lestari. Tuh liat binatang aja bantu hutan tetap lestari, kok manusia gak?


Kucing emas merupakan salah satu kucing hutan. Ahli ekologi menyebut ada 9 jenis kucing hutan, antara lain 
harimau, macan tutul, macan dahan, dan kucing emas. "Untuk kucing emas, ukurannya sedikit lebih kecil dibanding macan dahan dan lebih besar dibanding kucing kampung. Perkiraan kasar saya ukurannya 60-80 sentimeter."

Kucing emas merupakan hewan liar yang bisa berburu. Jika keberadaannya terusik atau terganggu, sangat mungkin kucing dapat menyerang. Lembaga internasional untuk konservaasi alam (IUCN) yang fokus menangani hewan-hewan terancam punah menyatakan bahwa kucing emas statusnya Near Threatened atau rentan punah. Sunarto menjelaskan, meski secara global statusnya rentan punah tapi belum tentu status yang sama juga dinyatakan di Indonesia. Dalam beberapa kasus, ada hewan yang berstatus aman secara global tapi di Indonesia statusnya sudah terancam punah.

Spesies yang habitatnya ada di hutan dan dataran tinggi ini menurut ahli ekologi tetap terancam. Salah satu buktinya saja, kita akrab dengan pemberitaan harimau tapi asing dengan kucing emas. Ada beberapa hal yang mengancam populasi kucing emas ini, yakni keberadaan hutan dan perburuan liar hawa nafsu ganas dari manusia. 

Menurut ahli ekologi, kucing emas berbeda dengan kucing batu yang bisa hidup di perkebunan kelapa sawit dan semakin lama keberadaan hutan terancam.

Rencana kedepan dari pemenrintah adalah membuat penangkaran khusus kucing emas ini, maka masyarakat banyak yang merespon dan menanggapi hal itu sekaligus mendukung kelestarian terancamnya hewan punah itu.


Artikel Terkait

This Is The Oldest Page